HMPSKegiatanMahasiswa

Di Tengah Wabah Covid-19, HMPS IAT Gelar Diskusi Online

Di tengah kondisi pandemi wabah Covid-19yang memaksa untuk tetap stay at home, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan TafsirIAIN Surakarta siasatidiskusi online. (17/4). Acara yang diselenggarakan, agar kegiatan diskusi ilmiah tetap berjalan. Tak terbatas pada mahasiswa IAT IAIN Surakarta, kegiatan ini mendapat apresiasi dan antisuasme dari para mahasiswa Perguruan Tinggi lainnya.Beberapa mahasiswa dari UMS, UNS, UIN Walisongo Semarang, IAIN Pekalongan, dan beberapa perguruan tinggi yang lain juga aktif berdiskusi melalui jaringan Whatsapp Group ini.

 Diskusi ini merupakan salah satu realisasi dari program kerja HMPS IAT yang dilaksanakan setiap satu pekan sekali.Dalam diskusi yang diselenggaran untuk kali pertama sejak corona ini,HMPS IAT menghadirkan Intan Liana, salah seorang mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir  angkatan 2016 yang berhasil menyelesaikan skripsinya paling awal dan tercatat menyandang predikat cumlaude

Intan Liana menyajikanskripsinya yang berjudul PemahamanAtasAyat-AyatInteraksiSosial: Perspektif Hermeneutika Al-Qur’an Fazlur Rahman. Kajiannya ini berangkat dari adanya sentimen antar umat beragama di Indonesia, terutama klaim kafir yangdiberikan untukuman non-muslim. Intan menjelaskan bahwa, “Dalam hubungan sosial,Al-Qur’an sangat humanis kepada mereka yang tidak seagama dengan umat muslim,meskipun secara teologis mereka tetap kafir. Al-Qur’an sangat menghargai mereka sebagai sesama manusia”.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti diskusi tersebut. Terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada narasumber, membuat diskusi semakin seru dan menarik. Di akhir sesi diskusi, narasumber memberi clossing statement, “semakin tinggi tingkat pemahaman agama seseorang maka akan semakin besar pula toleransinya.” 

Pengurus HMPS berharap diskusi seperti ini dapat berjalan secara rutin. Sehingga program kerja HMPS IAT dapat berjalan dengan baik dan sukses, serta manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh elemen civitas akademika. 

Comment here